Sabtu, 16 November 2019

Puisi sedih

Teruntuk malaikatku

Nak, betapa bahagianya saat tau kau bersemayam di rahim ibu
Memberi kekuatan baru di kehidupan
Menebarkan senyum terindah
Mengabulkan sebuah angan yang terlalu lama terpendam

Masa demi masa kita nikmati
Bau menyeruak tak jarang membuat perut ini berontak
Panasnya terik tak jarang membuat lemas seluruh tubuh
Ibu tetap kuat
Demi melihatmu tumbuh berkembang

Nak, Tuhan lebih sayang kamu
Ibu bukanlah orang yang kuat
Karena kekuatan Allah lah yang melebihinya

Ibu menangis juga tersenyum
Mengandungmu sekian minggu
Sudah cukup membuat ibu bahagia

Pergilah Nak, pergilah dengan tenang
Sambutlah ibu dan ayah kelak di syurga

Tidak ada komentar:

Posting Komentar